Prosa Mini (1) - Barangkali Rindu ...

Latihan Menulis dengan melanjutkan kata-kata yang tersedia ternyata cukup mengasyikan.

Coba Sahabat lanjutkan  titik-titik dalam potongan kata-kata berikut sehingga menjadi sebuah prosa mini .


  • Barangkali Rindu, kalau....

    silakan lanjutkan dengan 3-4 kalimat sehingga membentuk sebuah prosa mini...
    selamat mencoba
    · · · 5 Februari pukul 20:23


    • Hermawan W Saputra menyukai ini.

      • Petra Shandi Barangkali Rindu, kalau malam ini hujan turun deras. Aku suka aromanya, tercium seperti bau tubuhmu yang merambat ke otak. Menciptakan ribuan partikel menjadi sebuah kata pasti bernama RINDU. Rindu tak lengkap tanpa dekapan , persis seperti selimut yang menghangatkan tubuh malam ini. Namun sayang, hujan tak datang. Namun kurasakan hawa rindu dari sana. Rindukah kau padaku?
        5 Februari pukul 20:36 · · 1

      • Rumah Buku Pustaka Ilmu Barangkali rindu, saat langkah ini meragu, hati semakin menggebu, menemui untuk mencumbu setiap lekuk tubuhmu yang memancarkan kehangatan. Barangkali rindu saat hormon maskulinku menggeliat tak menentu. Menanti setiap detik bersama si pemicu malarindu. Pemuas dahaga akan cinta dan sensasi surgawi.

      • Petra Shandi wadowww... hoooootttsss
        5 Februari pukul 20:45 · · 1

      • Wiewie Wie Barangkali rindu,ya mungkin kata itu yang sekarang sedang menari nari di dalam otak ku.Bayangan dirimu,wangi aroma parfum mu serta renyah nya suara mu membuat ku mengingat semua kenangan indah yang pernah kita rajut.Tapi sudahlah,aku tahu saat ini mungkin kau telah bahagia bersama nya.Dan saat ini pula giliran ku terpuruk dalam kesedihan yang seolah tak berujung.
        5 Februari pukul 20:49 melalui seluler · · 2

      • Hadina Izni Mahbub Barangkali rindu, dan pastilah aku rindu akan sosok tauladan mu yang bergitu berkharisma. Tauladan pemimpin yang tak pernah sirna optimisnya untuk selalu meraih ridho Tuhan Nya, sosok yang tak pernah kutemui namun selalu kuimpikan. Dan sosok itulah yang merindukan kita selaku ummat yang tak pernah bertemu padanya. Subhanallah
        5 Februari pukul 20:56 · · 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar